Selasa, 18 November 2014

Etika Saat Makan di Setiap Negara

ETIKA SAAT MAKAN DI SETIAP NEGARA

Setiap bangsa mempunyai kebiasaan makan yg unik dan berbeda dengan kebiasaan bangsa lain. Hal ini lah yg membuat kebudayaan dunia semakin menarik dan beragam. Kadang-kadang, ketidaktahuan membuat kita merasa tidak nyaman atau salah paham terhadap kebiassaan tersebut. yuk kita simak salah satu kebiasaan makan bangsa di dunia, biar kita ga salah menafsirkan adat dan menambah pengetahuan.

INGGRIS
            Di Inggris, dalam rumah tangga agama, makan keluarga dapat dimulai dengan mengatakan Rahmat, atau di pesta-pesta makan malam tamu bisa mulai makan dengan menawarkan beberapa komentar baik pada makanan dan terima kasih kepada tuan rumah. Dalam situasi makan kelompok itu dianggap tidak sopan untuk mulai makan sebelum semua kelompok telah melayani makanan mereka dan siap untuk mulai.
            Tuan rumah atau nyonya rumah mengambil gigitan pertama kecuali ia menginstruksikan sebaliknya. Tuan rumah dimulai setelah semua makanan disajikan dan semua orang duduk. Makanan harus selalu merasakan sebelumnya garam dan merica ditambahkan. Menerapkan bumbu atau bumbu sebelum makanan mencicipi dipandang sebagai penghinaan terhadap juru masak, karena menunjukkan kurangnya iman dalam / kemampuannya untuk menyiapkan makanan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi10yBmiuZg1VkzS0cU8LDx-WxmIhsjjEmLNNDR-1q7HimLmMSxSxfjH5oz8RBDY31HCskOLRiDJDhKGk3ud3I7jG89_B_HYYBgPxJR57Kqi6elP6Cug3zu-SxizRJOIo7L0cEXNF-ftFnD/s320/hnBmXAN73s.jpg

Etika makan resmi di Inggris :
  • Makan dengan mulut уаnɡ tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara ԁеnɡаn Sumber suara уаnɡ rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung ԁі sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan ԁеnɡаn peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa ԁіа memiliki etika makan уаnɡ bυrυk
  • ƖаƖυ mеmіntа ijin kе punya acara saat аkаn meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat ԁіа ѕеԁаnɡ makan
  • Letakkan garpu ԁі sebelah kiri ԁаn garpu disebelah kanan bеrѕаmа-ѕаmа ԁі arah jam 5 ԁі atas piring ԁеnɡаn bagian pisau уаnɡ tajam menghadap kedalam. Inі menandakan bahwa anda telah selesai makan, ԁаn usahakan tertutup ԁі bagian luar, karena kalau di biarkan garpu ԁаn pisaunya terbuka, artinya anda mіntа tambah
  • Clobber positive уаnɡ disediakan ԁі atas meja tіԁаk boleh digunakan. soalnya biasanya menjaga taplak meja gak kotor ԁаrі sisa-sisa makanan уаnɡԁаk sengaja
  • Telan ѕеmυа makanan уаnɡ аԁа ԁі mulut ѕеbеƖυm minum ԁаn berbicara
  • Usahakan υntυk mencicipi ѕеmυа makanan уаnɡ disediakan
  • Tawarkan kе orang ԁі sebelah anda saat anda аkаn menuangkan minuman kе gelas anda
  • Tunggu dipersilahkan οƖеh уаnɡ punya acara hehe
  • Cicipin dahulu makanannya baru menambahkan bumbu.
  • Kecuali ԁі restoran, jangan mіntа υntυk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan ѕυԁаh selesai ԁаn jangan реrnаh mеƖаkυkаn bila diundang kе acara biarkan saja sisa makanan piring. ԁаn kalau tambahpun punya acara уаnɡ menyingkirkan sisa makanan


INDIA
            Ada beberapa perbedaan antara etika makan India dan makan ala Barat. Contohnya saja, di India lebih sopan makan dengan tangan Anda. Bagi orang India, makanan adalah berkah dan harus dinikmati dengan sentuhan, penciuman dan pengecap. Makan dengan sendok dan garpu dianggap kurang menyenangkan.

http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2011/09/makan-bajamba.jpg
            
Bagaimanapun, ada aturan-aturan dalam etika makan dengan tangan ini, yaitu:
  • Sebaiknya Anda tidak pakai tangan kiri untuk makan, kecuali ada garpu untuk memindahkan makanan dari piring sajian ke piring Anda. Tangan kiri dianggap kotor. Penggunaan tangan kiri hanya diperbolehkan saat makan bawang atau makanan pendamping lainnya. Namun kini, beberapa komunitas mulai menerima kebiasaan orang kidal makan dengan tangan kiri.
  • Tunggu sampai dilayani. Ingatlah bahwa Anda makan dengan tangan. Oleh karena itu, sisa makanan di tangan Anda juga akan menempel di peralatan makan. Di India Utara, tidak sopan jika mengotori lebih dari separuh ruas jari Anda, sementara di India Selatan, Anda boleh menggunakan seluruh tangan. Di India Selatan, tidak boleh menyentuh atau memegang piring ketika makan.
  • Bagian dari etika dan budaya tradisional India adalah berbagi makanan. Meskipun hanya dua orang yang makan di restoran, sudah jadi kebiasaan untuk memesan dua hidangan berbeda untuk dibagi satu sama lain. Namun, meskipun berbagi makanan adalah bagian penting dari etiket orang India, namun berbagi gelas, sendok, garpu, minum dari gelas orang lain, ataupun menggigit roti, cokelat dan es krim orang lain disebut dengan jootha, dan tindakan tersebut dianggap sangat tidak sopan bagi sebagian besar orang India. Jootha pada intinya adalah sesuatu yang secara langsung atau tidak langsung bersinggungan dengan air liur. Jootha hanya boleh ditawarkan kepada hewan ternak atau anggota keluarga langsung.
  • Jangan pernah menawarkan makanan dari mangkuk Anda kepada orang lain, meskipun makanan itu berasal dari mangkuk yang sama sekali belum Anda sentuh. Menyentuh makanan orang lain dianggap tidak sopan, oleh karena itu untuk membagi-bagi makanan dari piring hidangan utama umumnya menggunakan sendok dan garpu.



CHINA
            Sejarah panjang kuliner China ternyata berlaku pula untuk tata cara makannya yang telah berusia ribuan tahun. Tata cara makan China yang berkembang hingga saat ini berasal dari zaman Dinasti Zhou pada abad ke-11.
            Tata cara makan ala kerajaan ini kemudian berkembang dengan berbeda di tiap-tiap wilayah China. Dulu, perbedaan tata cara makan tergantung pada strata sosial yang terbagi menjadi kelompok ningrat,pejabat,pedagang,rakyat biasa. Sekarang umumnya tata cara makan hanya 2 macam, yakni tuan rumah dan tamu.
http://www2.kdei-taipei.org/eg/images/stories/2013/jan/weiya/weiya5.JPG
Ciri khas budaya makan di China, yaitu:
  • Meja Bundar: Orang China sangat menyukai makan bersama dengan menggunakan meja berbentuk bundar. Bagi mereka, makan bersama  dengan mengelilingi meja bundar menimbulkan suasana keakraban. Hampir sebagian besar Restoran di China menggunakan konsep meja bundar.
  • Ngobrol dan Tertawa Keras: Ngobrol dan tertawa keras merupakan ciri utama orang China saat makan. Di China, kamu akan sulit menemui restauran dengan suasana hening, terutama pada jam-jam makan siang dan makan malam. Bagi orang China, makan sambil tertawa keras melambangkan persahabatan dan penghormatan terhadap tamu.
  • Bersulang: Orang China sangat suka bersulang, terutama untuk menghormati tamu. Biasanya, tuan Rumah bersulang terlebih dahulu untuk tamu mereka, baru kemudian tamu bersulang untuk tuan rumah.
  • Menggunakan Sumpit: Orang China makan sdengan menggunakan sumpit. Saat makan, setiap orang memegang sepasang sumpit. Dengan satu sumpit tersebut, mereka akan mengambil semua makanan yang tersedia di meja. Karena sumpit tersebut bolak-balik masuk kedalam mulut dan menyentuh semua makanan di meja, mungkin akan ada kesan "jorok" bagi kamu yang belum terbiasa dengan hal ini.
  • Selalu Ada Sup: Orang China senang makan makanan yang berkuah. Biasanya, selalu sup setelah hidangan utama selesaai. Jika kamu ingin mengundang orang China makan, ada baiknya kamu menyiapkan sup sehabis makan.
  • Menuangkan Minum Untuk Tamu: Kebiasaan ini melambangkan penghormatan terhadap teman atau tamu. Biasanya, tuan rumah lebih sering menuangkan minum ke gelas tamunya.
  • Tidak Membiarkan Gelas Kosong: Jika kamu diundang makan oleh orang China, kamu perlu memperhatikan etika ini. Biasanya tuan rumah sangat senang menuangkan minuman ke gelas tamunya. Begitu melihat gelas sang tamu kosong, mereka akan segera menuangkan minuman ke gelas tersebut. Hal ini akan berlangsung terus menerus selama jamuan makan berlangsung, Jika kamu sudah merasa cukup minum, biarkanlah gelas kamu dalam keadaan setengah berisi.
  • Biasanya Selalu Ada Bir Putih: Biassanya mereka lebih menyukai bir putih atau white quor  saat makan. Bir putih terbuat dari biji gandum dengan kadar alkohol 38-65%.
  • Tidak menyukai makanan-makanan yang terlalu berbumbu: Orang China menyukai makanan berkuah. Mereka tidak menyukai masakan yang terlalu berbumbu seperti masakan India dan Arab. Mereka juga tidak terlalu suka makan sate, kecuali orang-orang Xinjiang dari Utara China.


INDONESIA
            Misalkan bagi sebagian masyrakat Jawa yang masih menjunjung adat, makan adalah kegiatan sehari-hari yang tidak boleh terlepas dari sopan santun dan aturan budaya Jawa. Setiap gerak, ucapan dan perilaku harus lebih diutamakan.
            Saat santapan dimulai, orang muda harus menunggu orang yang lebih tua, baik untuk mengambil nasi atau untuk memulai makan.Bila mengambil nasi atau lauk sebaiknya mengambil dalam porsi yang cukup, kalau kurang bartu tambah lagi. Jangan sampai menyisakan sisa makanan.
            Orang Indonesia/Jawa tinggal di iklim tropis yang banyak mendapatkan panas sehingga mereka lebih rileks dengan cara makan yang dinikmati dan pelan-pelan sehingga lebih enjoy menikmati masakan dengan tangan kosong tanpa alat. Indonesia negara dengan keanekaragaman budayanya, tentunya memiliki kemajemukan pada masyarakatnya.
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSRC7_1r6Vn5l6nee9UrMFfbzXYYG33Qbezi2u5bDrmhEdff08x
Beberapa aturan dasar orang Indonesia pada saat makan, yaitu :
  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan.
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah.
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin.
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi.
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan.
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan.
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk.
  • Jangan bersedekap di meja makan.
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan.
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan.
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup.
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan.
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor.
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga.
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum.
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi.
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan.
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda.
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan.
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan.
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki.
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
  • Jangan lupakan satu hal yang umum. Jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda